AR yang bekerja sebagai aparatur sipil negara asn di mamuju, sulawesi barat mencauli tujuh murid madrasah. Pelaku juga mengancam akan membunuh korban jika melaporkan.
Untuk hasil penyilidikan saat ini , pelaku mengakui perbuatan yang pernah terhadap tujuh murid, kata kasat reskrim polresta mamuju, akp pandu arief setiawan kepada wartawan, pada kemarin.
Tujuh murid tersebut di madrasah di bawah yayasan yang pelaku pmpin. Ar sempat mengancam para korban akan dikeluarkan dari sekolah hingga dibunuh jika perbuatan diceritakan kepada siapa pun juga.
Pelaku juga pernah menunjukan sejata airgun miliknya kepada sejumlah korban dan mengancam akan membunuh jika menceritakan perbuatannya ujar pandu.
Terungkapanya perbuatan pelaku, berawal dari laporan masyarakat terkait tindakan pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur.
Dikerahui , untuk tindakan pelecahan seksual ini terhadap anak di bawah umur inni, dilakukan sejak bulan juli hingga desember 2021. promo slot Gacor terbaru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar